Sukses

Mengenang Adam Fabumi di Instagram, Bayi Lucu Pengidap Trisomy 13

Liputan6.com, Jakarta - Nama Adam Fabumi mungkin tidak terlalu menggaung di telinga publik, kecuali bagi kamu yang sudah lebih dulu mengikuti Instagram-nya.

Ya, bayi lucu ini baru saja meninggal dunia pada Rabu sore (22/11/2017) pukul 15.35 WIB karena mengidap Dandy Walker Syndrome.

Jenazah bayi Adam dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Jeruk Purut, Jakarta Selatan, sehari sesudah Adam meninggal. Tepatnya pada Kamis, 23 November 2017 bakda Zuhur.

Sekadar informasi, Dandy Walker Syndrome adalah penyakit langka karena menganggu perkembangan otak bayi akibat tidak terbentuknya saluran pembuangan otak dalam kepala. Kondisi ini bahkan cuma terjadi pada satu dari setiap 10.000-30.000 kelahiran.

Adam Fabumi sendiri memiliki akun Instagram yang dikelola oleh sang ibu, Ratih Megasari. Lewat akun Instagram-nya, Ratih bertutur kisah dan keseharian Adam.

Tak jarang dirinya mengunggah progress penyakit Adam dari waktu ke waktu. Hingga kini, akun Instagram @adamfabumi memiliki 227 posting dan mengantongi 184 ribu pengikut.

Meninggalnya Adam Fabumi juga sempat menjadi trending topic di Twitter pada Rabu malam (22/11/2017), hingga kini warganet berbondong-bondong menyampaikan ucapan belasungkawa atas perjuangan si pejuang cilik. Berikut beberapa cuitannya:

 

1 dari 2 halaman

Dandy Walker Syndrome, Trisomy 13

Waktu lahir, bocah mungil ini langsung dimasukkan ke NICU. Setelah beberapa minggu di NICU, dokter meminta untuk dilakukan pemeriksaan kromosom.

"Beberapa minggu di NICU, kan anaknya (Adam) langsung masuk NICU waktu pas lahir, si dokternya bilang 'Kayaknya cek kromosom deh, karena kok kayaknya kelainan bawaannya lumayan banyak'," kata Ratih saat diwawancarai dalam tayangan Liputan6 Siang beberapa saat lalu.

Rupanya ditemukan bahwa Adam juga mengalami Trisomi 13 atau Sindrom Patau. Mereka yang memiliki kondisi Trisomi 13 pada umumnya mempunyai kelainan jantung, saraf otak, dan beberapa kelainan lain.

Mengutip laman WebMD, ini adalah kelainan kromosom langka yang membuat semua atau sebagian kromosom 13 muncul tiga kali dan bukan dua kali di dalam tubuh.

Kondisi ini umumnya tidak disebabkan oleh virus ataupun keturunan. Kondisi ini disebabkan secara spontan pada proses pembelahan sel.

"Waktu didiagnosis Trisomi 13, dokter mengatakan hidupnya enggak lebih dari setahun. Kita sekaget itu, sesedih itu," kata Ratih lagi.

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Gemas, 5 Akun Instagram Hewan Imut Ini Wajib Kamu Ikuti
Artikel Selanjutnya
Mengintip Momen Manis Bos Facebook Bersama Buah Hati