Sukses

Ini Alasan Indonesia Jadi Pasar Penting Google

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia ternyata diakui Google sebagai salah satu pasar penting. Karenanya, raksasa internet asal Amerika Serikat itu tak segan meluncurkan sejumlah aplikasi yang memang ditujukan bagi pengguna Indonesia.

Bahkan, Indonesia ternyata kerap menjadi tolok ukur aplikasi dan layanan milik Google. Hal itu diungkapkan oleh VP Next Billion Users Google Caesar Sengupta saat meluncurkan aplikasi Datally di Indonesia, Kamis (30/11/2017).

Menurutnya, karakteristik pengguna Indonesia yang dikenal muda, early adapter, siap mencoba aplikasi baru, dan mobile-first menjadi faktor penting. 

"Faktor tersebut bagus untuk mengembangkan aplikasi karena memang akan ada umpan balik dari pengguna," ujarnya. Lebih lanjut ia menuturkan, nantinya bukan tak mungkin aplikasi atau layanan itu dapat dirilis di negara lain.

Ia mencontohkan, fitur YouTube dan Google Maps offline, sebenarnya ditujukan untuk pengguna di India dan Indonesia. Namun, pengguna di wilayah lain ternyata ingin merasakan fitur tersebut dan memakainya di negara mereka.

"Oleh sebab itu, untuk memprediksi seperti masa depan aplikasi dan smartphone, kita harus melihatnya di negara seperti Indonesia dan India," tuturnya. Google sendiri kini sudah memiliki program Next Billion Users yang menyasar negara-negara berkembang.

Raksasa internet itu sudah memperkirakan pertambahan pengguna paling besar di masa depan berasal dari negara seperti Indonesia, India, Brasil, dan Filipina. Untuk itu, Google berupaya mendorong perluasan akses internet di negara-negara tersebut.

 

1 dari 2 halaman

Aplikasi Lokal dari Google untuk Indonesia

Google sendiri dalam beberapa tahun terakhir terus memboyong layanan anyar yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna Indonesia. Terbaru, perusahaan itu merilis Datally, aplikasi yang ditujukan untuk menghemat kuota internet.

Kehadiran aplikasi ini tak lepas dari kebiasaan pengguna Indonesia yang kerap khawatir kehabisan kuota internet dengan cepat, tapi tak mengetahui ke mana data internet itu dipakai. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengontrol dan memantau penggunaan data.

Sebelumnya, Google juga mengumumkan proyek Google Station di Indonesia. Proyek ini merupakan hotspot Wi-Fi yang cepat, aman, dan mudah digunakan. Rencananya Google Station bakal hadir tahun ini di ratusan lokasi di Jawa dan Bali.

Tak hanya itu, Google membuat asisten virtualnya yang ada di aplikasi chatting Google Allo bisa bicara dalam Bahasa Indonesia. Dengan begitu, pengguna di Indonesia bisa memerintah asistennya dengan Bahasa Indonesia seperti bicara dengan teman.

Layanan lain yang diboyong Google ke Indonesia adalah penyempurnaan Google Search untuk pengguna di Indonesia. Director Google Search Ken Tokusei mengatakan, aplikasi Google Search akan makin relevan untuk orang Indonesia.

(Dam/Cas)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Artikel Selanjutnya
Jokowi: Kenapa Masih Wait and See untuk Investasi?
Artikel Selanjutnya
Jokowi: Perusahaan Bernilai Tinggi Justru Tak Punya Aset Tetap