Sukses

Xiaomi Bidik Posisi 3 Besar Vendor Smartphone di Indonesia

Liputan6.com, Batam - Setelah menghadirkan Redmi 4A di Indonesia yang diproduksi manufaktur lokal, PT Sat Nusapersada, Xiaomi terus menggempur pasar Indonesia dengan rangkaian produk smartphone.

Berkat hal ini, perusahaan teknologi Tiongkok tersebut menduduki posisi kelima smartphone yang paling banyak dibeli di Indonesia sepanjang kuartal ketiga 2017, demikian berdasarkan hasil survei IDC.

Lantas, apa target Xiaomi berikutnya? Diungkapkan oleh Head of Xiaomi South Pacific Region dan Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi, pencapaian kuartal ketiga itu dimotori oleh beberapa produk, namun Mi A1 sebagai produk andalan Xiaomi di Indonesia belum masuk di dalamnya karena penjualan Mi A1 baru dimulai awal Oktober 2017.

Oleh karena itu, dia optimistis Xiaomi akan mampu mencapai posisi lebih tinggi tahun depan.

"Target kami bukan hanya itu (ada di posisi top 5), target kami ingin melebihi itu, ingin jadi top 3 atau lebih," kata Steven Shi di PT Sat Nusapersada, Batam, Senin (4/12/2017).

Sekadar diketahui, menurut Steven, dibandingkan kuartal sebelumnya, penjualan Xiaomi di kuartal ketiga naik 100 persen.

1 dari 2 halaman

Penjualan Xiaomi Mi A1 di Indonesia Meningkat

Steven Shi mengatakan, sejak hadir di Indonesia, penjualan Mi A1 di Tanah Air cukup baik. Tanpa menyebut angka, permintaan konsumen atas perangkat Android One itu terus meningkat.

Menurutnya, dalam dua bulan terakhir permintaan atas Mi A1 sangat banyak. "Kami bekerja keras memenuhi permintaan, sampai Desember penjualan Mi A1 makin baik. Oleh karena itu, kami ingin menambahkan kapasitas produksi karena demand-nya banyak," katanya.

Meski punya banyak model perangkat flagship yang sudah dirilis di Tiongkok dan dunia, untuk mencapai tujuannya jadi top 3 smartphone di Indonesia, Xiaomi bakal tetap fokus pada produk yang paling banyak dipakai di pasaran. Dalam hal ini, produk entry level dan menengah yang menguasai pasar Indonesia.

Xiaomi juga akan merilis varian baru Mi A1, yakni warna merah guna membantu perusahaan mencapai targetnya.

Sekadar diketahui, sejauh ini di PT Sat Nusapersada, ada beberapa smartphone Xiaomi yang dirakit, yakni Redmi 3S, Redmi 4A, Redmi 4X, Redmi 4A, Mi A1, dan Redmi Note 5A.

Selain smartphone, menurut Steven, tahun depan Xiaomi juga berencana untuk membawa lebih banyak perangkat IoT yang terkoneksi dengan smartphone untuk menjadikan ekosistem Xiaomi kian berkembang di Indonesia.

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Xiaomi Pastikan Mi A1 Meluncur di Indonesia, Harganya?
Artikel Selanjutnya
Xiaomi Jual 25 Juta Unit Smartphone di India