Sukses

Apple Paksa Operator Seluler Ganti Windows dengan iOS

Liputan6.com, Jakarta - Apple dikenal sebagai perusahaan yang menggunakan kekuatannya untuk membuat keputusan kontroversial.

Kini menurut sebuah laporan baru, Apple memaksa para mitra penjualan iPhone untuk mengganti PC Windows dengan perangkat berbasis iOS termasuk iPad.

Dilansir Softpedia, Rabu (6/12/2017), Apple mewajibkan tiga operator telekomunikasi terbesar di Korea Selatan (Korsel) yaitu SK Telecom, KT, dan LG Uplus beralih ke sistem penjualan baru untuk iPhone dari PC Windows ke perangkat berbasis iOS.

Apple tidak hanya mendorong ketiga perusahaan mengganti PC Windows dengan iPad untuk menjual paket layanan dan iPhone, tapi mereka juga harus mengeluarkan uang sendiri untuk sistem baru tersebut.

Perusahaan asal Negeri Paman Sam itu berharap hal tersebut bisa segera direalisasikan secepat mungkin, karena pihaknya ingin sistem baru tersebut siap ketika toko flagship miliknya di buka di Seoul pada awal 2018.

Menurut sumber, para operator tidak sepenuhnya senang dengan langkah agresif Apple tersebut. Namun mereka tidak punya pilihan lagi selain mematuhi persyaratan tersebut karena penjualan iPhone yang sukses di negara itu.

"Apple membuat tuntutan yang tidak adil. Sistem tersebut menangani informasi personal yang sensitif. Untuk menstabilkan sistem, diperlukan waktu berbulan-bulan, belum lagi ada berbagai biaya tambahan," kata seorang sumber yang menolak disebutkan namanya.

1 dari 2 halaman

Operator Telekomunikasi Buka Suara

Seorang sumber dari salah satu perusahaan telekomunikasi tersebut buka suara. Menurutnya, para operator telekomunikasi tidak bisa menolak permintaan Apple karena pasarnya yang besar di negara tersebut.

"Para operator telekomunikasi tidak bisa menolak permintaan Apple mengingat konsumen loyal iPhone. Kami tidak memiliki opsi lain kecuali menerima permintaan tersebut," kata sumber itu.

Mengganti PC berbasis Windows dengan sistem penjualan iOS akan memakan biaya jutaan dollar. Selain itu, operator juga harus mengeluarkan uang sendiri hanya untuk memenuhi persyaratan Apple.

Pihak Apple belum memberikan komentar terkait laporan ini. Kemungkinan besar Apple akan tetap bungkam karena perusahaan jarang membahas berbagai hal sensitif semacam ini.

(Din/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
187 Ribu Aplikasi iPhone Terancam Tak Bisa Berjalan di iOS 11
Artikel Selanjutnya
Update OS Windows Otomatis, Microsoft Didenda Rp 133 Juta