Sukses

Google Assistant Mulai Sambangi Feature Phone

Liputan6.com, Jakarta - Google kembali memperluas penggunaan layanannya. Kali ini, rakasa mesin pencari itu merilis asisten personal virtual, Google Assistant, untuk feature phone.

Dilansir Android Authority, Rabu (6/12/2017), Google mengumumkan layanan Assistant untuk feature phone itu saat menggelar acara di New Delhi, India, pada 5 Desember 2017, waktu setempat. Kehadiran Assistant merupakan salah satu bentuk usaha Google mendukung ponsel low-end.

Di tengah pertumbuhan pengguna smartphone, ternyata masih banyak orang di dunia yang menggunakan feature phone. Ponsel ini tidak menjalankan OS Android, tapi memiliki fitur yang membuatnya bisa terhubung ke jaringan internet. Oleh karena itu, Google bisa merilis Assistant untuk feature phone.

Feature phone pertama yang memiliki Assistant adalah Reliance JioPhone. Terlepas dari kehadiran Google Assistant, Reliance JioPhone telah memiliki fitur asisten suara sendiri bernama HelloJio.

Ponsel yang dirilis pada awal tahun ini mendukung jaringan 4G dan menjalankan OS custom berbasis Firefox OS yaitu KaiOS. Pelanggan operator seluler LTE India, Jio, bisa mendapatkan ponsel ini secara gratis dengan deposit.

 

1 dari 2 halaman

Google Assistant Rasa Bollywood

Untuk bisa merilis Assistant di Reliance JioPhone, Google harus melakukan sejumlah penyesuaian. Beberapa diantaranya adalah menghadirkan dukungan bahasa Hindi untuk perangkat tersebut dan penyesuaian tampilan untuk layar QVGA JioPhone yang berukuran 2,4 inci.

Memang akan ada perbedaan tampilan jika dibandingkan smartphone, tapi fungsi utamanya akan tetap sama. Artinya, para pengguna JioPhone akan bisa menikmati berbagai fitur yang sama seperti tersedia untuk pengguna smartphone.

Lebih lanjut, sejauh ini belum ada konfirmasi dari Google mengenai kehadiran Assistant untuk feature phone yang lain. Namun, kehadiran Assistant di India diprediksi akan kian memperkuat pijakan Google di pasar ponsel.

India saat ini diperkirakan memiliki 500 juta pengguna feature phone, sehingga dinilai ada peluang besar bagi Google untuk mendapatkan banyak pengguna baru dan membawa mereka ke ranah online. Hal ini sejalan dengan strategi Next Billion Users perusahaan tersebut.

(Din/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Resmi, Galaxy Note 8 Dibanderol Rp 13 Juta di Indonesia
Artikel Selanjutnya
Polisi New York Ganti 36 Ribu Unit Windows Phone dengan iPhone