Sukses

HTC Tak Akan Umumkan Smartphone Flagship di MWC 2018?

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah vendor smartphone diyakini akan mengumumkan produk terbarunya di Mobile World Congress (MWC) yang akan digelar pada 26 Februari hingga 1 Maret 2018. Namun, ada beberapa yang tidak akan ikut serta termasuk HTC.

Dilansir Phone Arena, Senin (29/1/2018), absennya HTC di MWC sebenarnya bukan lagi berita baru. Pasalnya, HTC memilih absen dari MWC sejak HTC 10 dengan mengumumkan jajaran flagship terbaru dalam acara sendiri. Namun untuk tahun ini, sempat beredar laporan smartphone flagship HTC akan diumumkan di MWC 2018.

Berdasarkan laporan terbaru, HTC disebut masih akan menggunakan strategi lama yaitu tidak akan mengumumkan flagship di MWC 2018. HTC akan melewatkan Februari tanpa pengumuman besar lantaran akan membuat acara sendiri setelah MWC 2018.

Menurut sumber, belum ada informasi yang diketahui tentang acara pengumuman smartphone flagship HTC.

Lebih lanjut, HTC dilaporkan akan mengumumkan U12 sebagai smartphone flagship pada tahun ini. Perangkat ini diprediksi memiliki layar Quad HD, prosesor Qualcomm Snapdragon 845 dan dual kamera.

HTC belum mengumumkan rencana peluncuran smartphone tersebut. Namun, perusahaan asal Taiwan itu sempat diperkirakan mengumumkannya pada akhir Februari atau Maret 2018.

1 dari 3 halaman

HTC Batasi Peluncuran Smartphone pada 2018

HTC (Foto: Reuters)

HTC dilaporkan tengah mengalami masa sulit di pasar smartphone, terutama setelah kesepakatan akuisisi dengan Google. Kendati demikian, perusahaan tidak akan menyerah begitu saja.

HTC akan kembali ke bisnis smartphone dengan banyak produk baru, tapi mungkin belum optimal pada 2018. Pasalnya, HTC dilaporkan akan merilis lebih sedikit smartphone.

Divisi R&D dan pemasaran HTC akan fokus pada satu flagship dan beberapa smartphone Android harga terjangkau. Semuanya akan dirilis pada 2018.

2 dari 3 halaman

Akuisisi oleh Google

Bocoran resmi gambar siluet HTC One M10. (Foto: Phone Arena)

Google beberapa bulan lalu telah mengakuisisi sebagian divisi smartphone HTC, termasuk tim di dalamnya, senilai US$ 1,1 miliar. Kesepakatan pembelian ini mencakup lisensi non-ekslusif terkait kekayaan intelektual milik HTC.

Adapun sebagian bisnis smartphone lainnya masih terus berada di bawah naungan HTC. Chief Financial Officer HTC, Peter Shen, sebelumnya mengatakan setelah pembelian sebagian divisi hardware smartphone, HTC masih mempekerjakan lebih dari 2.000 karyawan bidang R&D. Jumlah ini menurun dibanding sebelumnya sebanyak 4.000 karyawan.

Ia juga mengatakan, HTC akan melanjutkan bisnis smartphone yang tidak diakuisisi Google. CEO HTC, Cher Wang, mengatakan kesepakatan keduanya akan memastikan inovasi yang berkelanjutan dalam smartphone HTC dan bisnis virtual reality Vive.

(Din/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Foto Hands-On Diduga Xiaomi Mi 6X Beredar di Internet
Artikel Selanjutnya
Ini Tanggal Peluncuran Resmi Samsung Galaxy S9