Sukses

Ucapan Duka untuk Aktor Laga Advent Bangun Mengalir di Twitter

Liputan6.com, Jakarta - Aktor laga legendaris Tanah Air Advent Bangun meninggal dunia, Sabtu (10/2/2018).

Pria yang bermain dalam sejumlah film laga di tahun 1980-an ini mengidap penyakit gula yang membuat ginjal tak berfungsi dengan baik. Advent Bangun pun harus melakukan cuci darah dua kali seminggu.

Kepergian aktor di film Si Buta Lawan Jaka Sembung itu pun mendapatkan perhatian dari warganet  di Indonesia, khususnya lewat Twitter.

Pantauan Tekno Liputan6.com, topik mengenai Advent Bangun telah menjadi salah satu trending topic di lini masa Twitter Indonesia.

Pengguna Twitter Indonesia pun mengucapkan dukacita dan selamat jalan untuk Advent Bangun.

Misalnya saja dikicaukan oleh pengguna Twitter @NovelBarimbing. Ia mengucapkan salam perpisahan kepada Advent Bangun.

Pemilik akun @andibachtiar pun mencuitkan hal serupa. Ia berharap idola di masa kanak-kanaknya ini nyaman di alam lain.

1 dari 3 halaman

Kenangan Indah Layar Tancap

Tidak hanya itu, pengguna akun @escravinova pun mengucapkan selamat beristirahat untuk Advent Bangun. Ia pun menuliskan, kenangan layar tancap masa lalu tak akan indah tanpa Advent Bangun.

Pengguna Twitter lainnya, @AmierArief juga mengucapkan dukacita untuk aktor laga tersebut.

Begitu juga dengan pemilik akun @kartowidjojo yang mengucapkan selamat jalan kepada aktor laga antagonis yang tak tertandingi itu.

2 dari 3 halaman

Sakit Gula dan Ginjal

Jenazah aktor laga Advent Bangun disemayamkan di rumah duka di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (10/2/2018). Aktor Si Buta Lawan Jaka Sembung itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Fatmawati, dini hari tadi.

Menurut Harun Tambun, penanggung jawab seluruh acara sekaligus perwakilan keluarga, Advent Bangun mengidap penyakit gula sejak beberapa tahun lalu. Akibat penyakit itu, fungsi ginjal Advent Bangun terganggu.

Beberapa hari lalu, Advent Bangun dibawa ke rumah sakit akibat sesak napas. "Kamis kemarin sesak, dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jumat (10/2/2018), jam 17.00 sore, dia kritis jam 8 malam. Tapi kita enggak ada firasat jam 2.30 pergi," ujar Harun Tambun.

(Tin/Ysl)

Artikel Selanjutnya
Curahan Hati Istri Sys NS: Pilih Pijat dan Menolak Dibawa ke UGD
Artikel Selanjutnya
Sys NS Dapat Julukan Malaikat Pencabut Nyawa