Sukses

Disney Siap Rilis Layanan Streaming Sendiri di 2019

Liputan6.com, Jakarta - Disney kabarnya siap meluncurkan layanan streaming sendiri menjelang akhir 2019. Karena itu, perusahaan tersebut masih terus melakukan pembahasan terkait konten yang siap dirilis.

Berdasarkan laporan terbaru dari Deadline, internal perusahaan ternyata sudah menyiapkan beberapa konten pilihan. Dikutip dari The Verge, Senin (12/2/2018), perusahaan menyiapkan empat hingga lima film termasuk serial TV orisinal.

Rencananya, konten tersebut akan hadir di tahun pertama layanan. Sebagai awalnya, perusahaan akan meluncurkan layanan ini di Amerika Serikat, baru setelahnya meluncur untuk pasar internasional.

Dalam layanan ini, Disney akan mempertahankan konten yang ramah anak, khas produksi perusahaan Amerika Serikat itu. Dengan kata lain, konten remaja hingga dewasa ada di Hulu, sedangkan konten yang lebih dewasa dan gelap tersedia di Netflix.

Laporan juga menyebut Disney telah siap menggelontorkan dana untuk serial TV yang dibesutnya. Perusahaan menyiapakan US$ 25 hingga 35 juta setiap 10 episode dari serial TV.

Konten yang ditawarkan layanan juga disebut lebih beragam. Perusahaan disebut tak berencana untuk menjadikan layanan ini sekadar sebagai Disney Channel online, melainkan alternatif untuk rilisnya sejumlah konten anyar.

1 dari 3 halaman

Disney Resmi Pisah dari Netflix

Rencana Disney untuk meluncurkan layanan streaming sendiri sudah diketahui sejak akhir tahun lalu. Sebab, semua konten Disney dipastikan akan berhenti penayangannya di Netflix pada 2019 mendatang.

Sebagai gantinya, Disney akan meluncurkan platform streaming videonya sendiri. Ia disebut-sebut akan mengakuisisi sebagian besar saham layanan streaming BAMTech dengan nilai US$ 1,58 miliar atau sekitar Rp 21 triliun.

Adapun pihak Netflix sendiri tidak memberikan keterangan resmi terkait hengkangnya Disney. Diketahui, platform streaming video yang telah mengantongi 100 juta subscriber itu kini terjerat utang dengan nominal besar.

2 dari 3 halaman

Disney Rambah Gim AR

Sekadar informasi, Disney juga mulai merambah gim augmented reality (VR). Gim berjudul Star Wars: Jedi Challenges ini resmi diperkenalkan di gelaran IFA 2017.

Dalam menggarap gim ini, Disney menggandeng Lenovo. Gim ini dibanderol dengan harga US$ 199 atau sekitar Rp 2,6 juta.

Paket penjualan gim ini mencakup headset AR Lenovo Mirage, kontroler lightsaber, dan tracking beacon. Meski tak membutuhkan PC untuk memainkannya, pengguna setidaknya harus memiliki smartphone dengan kemampuan yang cukup mumpuni.

(Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Mobile Legends Jadi Gim Mobile Paling Hits Sepanjang 2017
Artikel Selanjutnya
Foto Instagram Stories Bakal Bisa Diunggah dalam Berbagai Ukuran