20 May 2013 | 04:14:40

tekno

Galaxy Note 3 Masih Akan Pakai Bahan Plastik Seperti Galaxy S4

oleh Dewi Widya Ningrum

Anterior

tekno

Tablet HP Slate 7 Mulai Dijual di Asia Tenggara, Harga Rp1 Jutaan

oleh Bayu Galih

Próxima

Roket Rusia Gagal Bawa Satelit Telkom-3

Luar Angkasa | oleh Tim Liputan 6 SCTV
Posted: 07/08/2012 13:47
Roket Rusia Gagal Bawa Satelit Telkom-3
Ilustrasi satelit.
Liputan6.com, Moskow: Pendorong roket (booster) Briz-M gagal membawa dua satelit, salah satunya milik Indonesia Telkom-3 ke orbit transisi yang telah diperhitungkan setelah peluncuran pada Senin malam. Demikian laporan badan antariksa Rusia Roscosmos, Selasa (7/8).

Rusia meluncurkan roket Proton dengan pendorong Briz-M yang membawa satelit Express MD2 dan satelit milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Telkom-3, pada 23.31 waktu Moscow (19:31 GMT) dari pusat antariksa Baikonur Kazakhstan.

"Pendorong Briz-M dan dua satelit tidak terdeteksi pada orbit transisi," kata Roscosmos dalam pernyataan di laman resminya. "Namun, sinyal dari pendorong itu diterima dari orbit darurat sementara."

Menurut data awal, Briz-M menyala sesuai jadwal, tapi pendorong itu hanya bekerja selama tujuh menit, bukan 18 menit dan lima detik seperti apa yang telah diprogamkan.

Sumber dari industri antariksa mengatakan kepada RIA Novosti bahwa satelit itu tidak mempunyai peluang untuk memisahkan diri dari pendorong dan mencapai orbit tujuan.

Dia mengatakan bahwa peluncuran roket Proton dengan pendorong Briz mungkin akan ditunda hingga para ahli menentukan penyebab kegagalan dan jadwal peluncuran akan menyesuaikan.

Kerusakan pada pendorong Briz-M mengakibatkan hilangnya satelit komunikasi Express-AM4 pada Agustus 2011.

Sementara itu, satelit Telkom-3 dibuat oleh perusahaan antariksa Rusia Reshetnev bekerja sama dengan Thales Alenia Space sebagai pembuat peralatan komunikasi satelit itu.

Satelit itu mempunyai transponder aktif Ku-band dan 42-C untuk menyediakan layanan telekomunikasi bagi para pengguna di Indonesia.

Ini merupakan pertama kalinya Indonesia membeli satelit dari Rusia.

Sedangkan Express MD2 adalah satelit komunikasi berukuran kecil yang didesain dan dibuat oleh Khrunichev State Research and Production Space Center untuk perusahaan satelit komunikasi Rusia RSCC.

Satelit itu mempunyai transponder 8C dan 1L untuk merelay, sepanjang waktu, aliran data kepada banyak pengguna di dalam sistem penyiaran dan komunikasi satelit Rusia.(ANT/Rianovosti/MEL)
1 Komentar Untuk Artikel Ini
maliagung @ 2012-08-08 18:20:51
satelit gagal diluncurkan...memanngnya sudah takdir. tapi jangan putus asa. jalin saja hubungan dgn rusia...
Gunakan Account Facebook atau Twitter Anda untuk Memberi Komentar

  
Follow Us:
RSS Twitter Facebook
Liputan Champions