IDC Butuh Waktu Untuk Menghidupkan Jaringan
Posted: 13/08/2012 13:59
Chairman IDC Indonesia Johar Alam Rangkuti menjelaskan, pihaknya perlu memeriksa satu persatu kabel yang terhubung dengan UPS. Hal ini untuk memastikan kabel-kabel itu tidak terkena air akibat alat UPS disiram air oleh pihak pemadam kebakaran.
"Akibatnya menyalakannya butuh waktu lama karena kita harus memeriksa setiap kabel ada yang kena air atau tidak. Karena ada 600 rak server dengan listrik sebesar dua mega watt sehingga tidak bisa dinyalakan sekaligus," jelas Johar, saat dijumpai di kantornya Jakarta, Senin (13/8).
Menurutnya, tindakan pihak pemadam kebakaran yang menyiramkan air ke alat UPS mengakibatkan seluruh jaringan server internet mati. Hal ini dilakukan pihak pemadam kebakaran karena melihat asap tebal dari alat UPS pada Cluster Autum di lantai dua Kantor IDC. Pihak IDC pun memutuskan untuk mematikan seluruh jaringan listrik untuk menghindari kerusakan lebih meluas.
"Apa yang dikerjakan pemadam kebakaran memang juklaknya seperti itu. Ada atau tidak ada asap harus disiram karena takutnya dibaliknya masih ada api. Kami cukup menyesalkan perangkat mati tapi lebih utama tidak ada korban nyawa," kata Johar. (ARI)

